Selamat Malam
Pernahkah kalian ikut sebuah organisasi di sekolah? atau ikut sesuatu
yg menyibukan di sekolah dalam hal positif? Ya, menurut gue itulah yang
namanya Aktivis di sekolah. Meski selalu sibuk untuk mengurusi
sebuah tanggung jawab dan amanat tapi juga harus tanggung jawab untuk
mengejar ketinggalan pelajaran, maklum sering nggak ikut pelajaran
karena ada kesibukan
Jadi Aktivis sekolah ada sisi yang menyenangkan juga, jadi jangan
pernah bilang aktivis sekolah itu sok sibuk tapi nggak ada gunanya.
Jadi Aktivis sekolah ada sisi yang menyenangkan juga, jadi jangan
pernah bilang aktivis sekolah itu sok sibuk tapi nggak ada gunanya.
Ada beberapa hal yang menyenangkan dan hal positif menjadi aktivis sekolah menurut gue :
1. Berani berbicara di depan umum.
Tanpa di sadari, orang-orang yang ber-organisasi lebih berani berbicara
di depan umum dari pada orang yg tidak ber-organisasi. Sebagai contoh gue dulu masih malu-malu kalo harus bicara atau ngasih informasi ke kelas lain, tapi sekarang rasa malu itu udah kian hilang walaupun kadang masih grogi. Banyak lho temen
SMP gue yang dulunya pendiam, nggak pernah ikut organisasi, bicara di
depan kelas aja masih grogi, tapi sekarang mereka sudah banyak yg
menjadi aktivis dengan ikut berbagai organisasi di sekolah seperti OSIS,
Pramuka, PMR, IPM, PKS,dan lainnya. Bahkan jadi para petinggi di dalam
organisasi tersebut. Bicara di depan kelas? ah bagaikan panggung milik
sendiri . Karena di dalam
organisasi kita berlatih dan belajar untuk mengungkapkan aspirasi di
organisasi, kalo udah terbiasa ya pasti bakal PD bicara di depan umum.
2. Belajar Bertanggung Jawab
Meski sekolah males-malesan tapi mau gimana lagi udah tanggung jawab
sebagai pelajar ya belajar, apalagi di tambah menjadi aktivis, Siap
pulang lebih sore, bahkan kadang malam, sering ketinggalan pelajaran.
itu semua karena kita harus bertanggung jawab atas tugas yang sudah
diberikan. Jadi, kita berlatih untuk bertanggung jawab di organisasi dan
pelajaran. InshaAllah bakal ketular di kehidupan bermasyarakat.
Meski sekolah males-malesan tapi mau gimana lagi udah tanggung jawab
sebagai pelajar ya belajar, apalagi di tambah menjadi aktivis, Siap
pulang lebih sore, bahkan kadang malam, sering ketinggalan pelajaran.
itu semua karena kita harus bertanggung jawab atas tugas yang sudah
diberikan. Jadi, kita berlatih untuk bertanggung jawab di organisasi dan
pelajaran. InshaAllah bakal ketular di kehidupan bermasyarakat.
3. Punya lebih banyak kenalan
Didalam sebuah organisasi pasti ada anggota yang baru kenal dan secara perlahan kita akan mengenal dari anggota tersebut yang belum kita kenal. Anggaplah organisasi itu sebuah keluarga, masa iya didalam keluarga ada yang nggak kenal satu sama lain?. Biasanya di organisasi tersebut tidak hanya untuk kelas tertentu tetapi ada Kakak kelas atau pun adik kelas, Jadi ya di banding siswa yang tidak ikut organisasi/aktivis mungkin kenalannya lebih banyak yang ikut oranisasi/aktivis tersebut.
4. Berani mengemukakan pendapat
Mungkin yang ini hampir sama seperti point ke 1. Bedanya, disini kita diminta untuk berargumen tentang sesuatu yang sedang dibahas. Mungkin tidak sedikit yang masih malu-malu atau takut dalam berargumen, entah takut salah atau takut tidak diterima argumennya. Tapi di sebuah organisasi kita sama-sama belajar. Jadi, meskipun salah ataupun di sanggah tidak perlu takut, namanya juga belajar nanti lama-lama juga bisa PD.
5. Lebih dekat dengan guru
Ya, walaupun tidak semua guru tapi pasti ada beberapa guru yang membina atau mengurus setiap organisasi tersebut. Kan enak kalo udah deket, tapi bukan berarti hilang sopan santunnya juga ya. hehe
Segini aja mungkin yang gue dapet, padahal masih banyak juga lho..
Jadi jangan anggap Seorang aktivis di sekolah itu hanya sok sibuk atau cuma pengen sering ninggalin pelajarn, justru sebaliknya malah aktivis harus bisa mengimbangi dari kegiatan-kegiatan tersebut.
sekian,
Sumber gambar :
http://dimazpreneur.files.wordpress.com/2012/06/fear-of-public-speaking.gif

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Udah selesai Baca? komen boleh dong (^^). thank you